Breaking News

Pembelian Kopi On-Line Dan Jenis Kopi Nusantara

Orang Indonesia sangat gemar minum kopi.

Bahkan Indonesia disebut sebagai negara peringkat 3 sebagai produsen kopi dunia di bawah Brasil dan Kolombia.

Indonesia juga menyuplai 7 persen kebutuhan kopi dunia.

Kini beragam jenis kopi nusantara mulai dari Gayo, Aceh hingga Wamena, Papua bisa didapatkan di pasar online.

Namun, ada hal yang harus diperhatikan agar tidak tertipu dan mendapat barang yang baik.

Pembelian secara online memang masih dirasa ABU-ABU, peluang penipuan yang merugikan konsumen masih tetap ada.

Namun, bukan berarti pasar online terutama untuk penjualan kopi sepi, justru terus naik hingga saat ini.

Sebenarnya banyak fitur online yang bisa dimanfaatkan supaya tidak tertipu, juga ada beberapa cara yang harus diperhatikan.

Berikut ini adalah tiga cara kita membeli Kopi secara Online:

Pertama, menurutnya sebelum membeli lihat fitur rating dalam toko online yang biasanya berupa bintang, atau pun persentase.

Rating tersebut menggambarkan performa toko yang dinilai langsung oleh pelanggan.

Kedua, bisa mengukur lamanya pengiriman.

Saat membeli kopi ataupun makanan lainnya, harus mengukur estimasi berapa lama kopi bisa sampai ke alamat tujuan.

Itu pengaruhi kesegaran biji kopinya. Idealnya dua sampai empat hari pengiriman, usahakan tidak lebih untuk makanan, sehingga tetap segar. 

Ketiga, yang paling krusial dan paling harus diperhatikan ialah testimonial pembeli sebelumnya.

Hal tersebut biasanya sangat mempengaruhi keputusan pembelian di akhir.

Karena terlihat mulai kualitas barang, packaging, sampai teknis lainnya.

Jika terjadi kesalahan baik pengiriman, jenis barang dan lainnya, harusnya pasar online memiliki sistem pembayaran ke penjual setelah konsumen merasa puas.

Sehingga saat masih ada komplain atau kesalahan, pihak pasar online bisa membantu pelanggan dan menahan pembayarannya.

Jika orang sudah sering beli di toko offline-nya, maka akan cenderung lebih percaya di dunia online-nya.
☆☆☆☆☆
Dengan mengetahui pembelian Kopi dengan cara online, tentu juga kita harus tahu ragam kopi yang ada, khusunya Jenis Kopi Nusantara.

Hal ini bertujuan agar kita tidak kecewa dengan pilihan kopi kita.

Berikut ini adalah lima ragam kopi Indonesia yang mengutip dari data Kementerian Pertanian:
1. KOPI FLORES
Kopi jenis ini memiliki tingkat kekentalan tinggi dan keasamaan rendah.

Berbeda dengan kopi daerah lainnya, kopi asal daerah Bajawa ini memiliki dua rasa utama, yakni cokelat dan vanili dengan karamel.

Kopi ini ditanam di Bajawa, sebuah dataran tinggi di antara pegunungan Flores, Nusa Tenggara Timur.

Tujuan ekspor kopi ini adalah Amerika Serikat.
2. KOPI GAYO
Kopi asal Aceh ini memiliki ciri khas tersendiri.
Di antaranya tingkat kekentalan lebih ringan dan keasaman yang seimbang.

Kopi ini pun disajikan dengan cara yang cukup unik, berdasarkan kebiasaan masyarakat Aceh, kopi ini diseduh dahulu di dalam panci hingga mendidih.

Kemudian, kopi ini disajikan dalam gelas yang telah diisi dengan susu dan gula.
3. KOPI TORAJA
Kopi Toraja lain dari kopi lainnya.

Kopi ini tidak meninggalkan rasa pahit yang ditimbulkan dari biji kopinya dan akan hilang seketika pada tegukan pertama.

Rasa kopi Toraja pada umumnya sama dengan kopi daerah Sulawesi lainnya, rasa khas tanah dan hutan dengan kandungan asam rendah.

Lokasi sentral budidaya kopi Toraja ada di pegunungan Toraja Utara dan Tanah Toraja, Sulawesi Selatan.

Tujuan ekspornya adalah Jepang dan Amerika Serikat.
5. KOPI JAWA
Kopi Jawa terdiri atas dua varian, Arabika dan Robusta.

Jenis kopi yang ditanam di Jawa Tengah pada umumnya adalah Arabika, sedangkan yang ditanam di Jawa Timur adalah Robusta.

Ciri khas kopi Jawa adalah tingat aroma yang bagus, kekentalan dan keasaman medium, dan rasa yang seimbang.

Tujuan ekspor kopi Jawa adalah Amerika Serikat dan Eropa.
5. KOPI KINTAMANI (Bali)
Kopi jenis ini bijinya besar dengan tingkat kekentalan serta keasaman yang sedang.

Kopi ini memiliki dua rasa utama yakni rasa jeruk dan floral.

Kopi yang dibudidayakan di pegunungan Kintamani dengan sistem pengairan subak.

Tujuan ekspor kopi Kintamani lebih luas yakni ke negara Jepang, Eropa, beberapa daerah Arab dan Australia.
☆☆☆☆☆
Jadi adakah ragam kopi di atas yang jadi favoritmu?

BENTANGKAN SAYAP INOVASI
Ketika tradisi membungkus kisah kopi Nusantara, teknologi perlu hadir menyempurnakan citra. Namun, jangan tenggelam di antara silaunya mesin-mesin impor karena karya anak bangsa selayaknya tampil terdepan. Saatnya pula membentangkan geliat ke penjuru negeri kopi ini.

RANTAI PANJANG PERDAGANGAN
Kopi menjadi komoditas yang menggiurkan dari dulu hingga sekarang. Jika dulu Indonesia menghadapi tanam paksa dan monopoli, sekarang rakyat menghadapi panjangnya rantai perdagangan kopi, kuasa tengkulak, hingga akses pasar yang terbatas. Kini, saatnya kuasa monopoli diakhiri.

KEBANGKITAN KOPI RAKYAT
Kopi tidak hanya sekadar minuman pendamping sarapan, tetapi telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sebiji kopi, ada kisah pahit, getir, dan manis pusaran kehidupan manusia.
☆☆☆☆☆

No comments