Breaking News

Panjang Umur Dengan Kopi

Tidak lengkap menjalani hari tanpa kopi bagi para pecintanya. Namun terlalu banyak kopi konon tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Sebenarnya manfaat kesehatan kopi masih diperdebatkan hingga kini. Namun sebuah penelitian terbaru membawa kabar baik bagi para pecinta kopi.

Menurut laporan peneliti dari National Cancer Institute dan National Institutes of Health menemukan bahwa minum kopi dapat dikaitkan dengan risiko kematian dini yang lebih rendah.

Laporan tersebut juga mengatakan minum hingga tujuh cangkir kopi sehari dapat menurunkan tingkat kematian hingga 16 persen. 

Padahal Badan Standard Makanan Inggris hanya merekomendasikan setengah dosis kafein dari tujuh cangkir tersebut.

Studi ini menemukan bahwa orang yang minum delapan cangkir atau lebih per hari mengalami tingkat kematian yang berkurang sebanyak 14 persen. 

Sementara presentase ini meningkat menjadi 16 persen jika seseorang minum enam hingga tujuh cangkir.

Dua hingga lima cangkir mengurangi tingkat kematian dini sebesar 12 persen. Sementara satu cangkir atau kurang per hari justru hanya mengalami pengurangan tingkat kematian dini sebanyak enam hingga delapan persen.

Minum kopi berbanding terbalik dengan kematian, termasuk di antara mereka yang minum delapan cangkir atau lebih per hari dan mereka dengan polimorfisme genetik yang menunjukkan metabolisme kafein lebih cepat atau lebih lambat.

Temuan ini menunjukkan pentingnya konstituen non kafein dalam mortalitas kopi dan memberi kepastian lebih lanjut bahwa minum kopi bisa menjadi bagian dari diet sehat. 

Laporan ini mengikuti penelitian terbaru yang diterbitkan dalam PLOS Biology yang menghubungkan konsumsi kafein dan peningkatkan denyut jantung.

Para peneliti dari Heinrich-Heine-University dan the IUF-Leibniz Research Institute for Environmental Medicine di Düsseldorf, Jerman mengungkapkan mengonsumsi kopi empat cangkir sehari dapat melindungi sel-sel kardiovaskular dari kerusakan dan bahkan memperbaikinya. Dengan demikian, minum kopi atau minuman berkafein lainnya bisa dikatakan bermanfaat bagi orang yang mengalami masalah jantung.
Sejauh ini masih banyak perdebatan soal baik dan buruk meminum kopi. Ada yang menyebut bahwa kopi memiliki efek buruk, tetapi di lain sisi, kopi juga disebut memiliki manfaat untuk kesehatan.

Terbaru, sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari University of Southampton, Inggris dan University of Edinburgh, Skotlandia, menemukan bahwa minum kopi sampai tujuh gelas setiap hari justru dapat mengurangi risiko kematian dini.

Untuk menemukan hal tersebut, tim peneliti melakukan pengkajian ulang terhadap lebih dari 200 penelitian tentang kopi. Hasilnya, kopi ternyata lebih banyak untungnya bagi kesehatan, dari pada kerugiannya.

Menurut para peneliti, tiga sampai empat cangkir kopi setiap hari adalah yang paling optimal dan dapat mengurangi risiko mati muda sampai 17 persen bila dibandingkan dengan orang yang sama sekali tidak minum kopi.

Namun, orang yang meminum tujuh cangkir kopi setiap hari tetap dapat merasakan manfaat dari kopi dan memiliki risiko kematian dini 10 persen lebih rendah.

Kebiasaan meminum kopi juga dapat dikaitkan dengan peningkatan kekebalan tubuh terhadap beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat, endometrium, kulit, dan hati.

Tidak sampai di situ. Pasien yang memiliki penyakit dalam seperti diabetes, batu empedu, asam urat, dan gangguan hati, juga bisa mendapatkan manfaat dari kopi, asal masih dalam takaran normal.

Akan tetapi, para peneliti mengingatkan bahwa semua manfaat ini bisa hilang bila dilawan dengan kebiasaan buruk, seperti merokok.

Selain itu, minum kopi berlebihan juga tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan telah dikaitkan dengan tingkat kelahiran yang lebih rendah, seperti risiko bayi lahir prematur sampai keguguran.

Konsumsi kopi umumnya aman dalam tingkat asupan yang biasa, dengan perkiraan kopi akan memberi manfaat besar untuk berbagai faktor kesehatan jika batasan minumnya tiga sampai empat cangkir sehari. Kopi lebih menguntungkan kesehatan dari pada membahayakan.

Donald Hensrud seorang ahli nutrisi di Mayo Clinic College, juga setuju bahwa kopi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Penelitian menunjukkan bahwa kopi memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk melindungi dari penyakit Parkinson, diabetes tipe 2 dan penyakit hati, termasuk kanker hati. Kopi juga tampaknya memperbaiki fungsi kognitif dan menurunkan risiko depresi.

Namun, apabila berlebihan akan kurang baik bagi kesehatan. Menurut sebuah laporan penelitian yang dilakukan Institute for Scientific Information on Coffee, pengelompokan ini didasarkan kepekaan tubuh terhadap kafein.

Pengelompokan ini didapatkan setelah para peneliti mengamati bagaimana metabolisme tubuh terhadap kafein. Selain itu, mereka juga mengamati perbedaan pengaruh kafein terhadap masing-masing orang.

Para peneliti menemukan ada dua faktor genetik utama yang memengaruhi bagaimana seseorang menanggapi kafein.

Kedua faktor tersebut adalah kecepatan liver memproses senyawa tersebut dan bagaimana sistem saraf pusat bereaksi terhadap efek stimulasinya.

Hasilnya, mereka membagi peminum kopi menjadi ketiga kelompok berikut:
☆☆☆☆☆
SENSITIVITAS TINGGI TERHADAP KAFEIN
Peminum kopi dalam kelompok ini punya metabolisme liver yang lebih lambat. Selain itu, efek yang kuat juga terlihat pada sistem saraf pusat ketika mengonsumsi kafein.

Ketika orang dalam kelompok ini mengonsumsi kafein sejumlah kecil saja akan menyebabkan efek stimulasi. Jika mengonsumsi dalam dosis lebih tinggi biasanya terjadi masalah tidur dan sebagainya.

SENSITIVITAS SEDANG TERHADAP KAFEIN
Orang pada kelompok ini punya keseimbangan antara inaktivitasi kafein di liver dan sistem saraf pusat.

Konsumsi kopi dua hingga lima cangkir sehari tidak membuat reaksi yang merugikan pada tubuh atau siklus tidur. Meski begitu, konsumsi kopi pada malam hari tetap tidak dianjurkan karena mungkin menimbulkan "tidak bisa tidur".

SENSITIVITAS RENDAH TERHADAP KAFEIN
Peminum kopi pada kelompok ini punya metabolisme kafein di liver yang cepat.

Karenanya, meskipun banyak mengonsumsi kopi, hal itu tidak berpengaruh pada tubuh maupun siklus tidurnya. Minum kopi sebelum tidur juga tidak akan membuat orang pada kelompok ini terjaga semalam suntuk.

Sangat umum bagi orang-orang mengajukan pertanyaan kepada dokter mengapa mereka tetap terjaga meskipun hanya minum secangkir kopi, sementara pasangannya dengan mudah tertidur setelah minum lima cangkir.

Jawabannya adalah kita semua merupakan peminum kopi yang unik. Program genetik kita mengendalikan reaksi kita terhadap kafein, sama seperti memprogram warna rambut dan mata kita.

Langer mencatat bahwa orang dalam kelompok tiga harus tetap tidak boleh mengonsumsi kafein melebihi batas harian yang direkomendasikan.
☆☆☆☆☆
Batas atas yang tampaknya aman untuk kebanyakan orang dewasa yang sehat adalah 400 miligram kafein per hari, setara dengan sekitar empat hingga lima cangkir kopi yang diseduh.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa tenaga kesehatan profesional harus mempertimbangkan ketiga sensitivitas tersebut sebelum memberi nasihat tentang asupan kafein pada seseorang.
☆☆☆☆☆

No comments