Breaking News

Duduksampeyan: Warung Kopi Dan Miras (TOAK)?

Peredaran minuman keras (miras) di ternyata belum sepenuhnya steril di Kabupaten Gresik. Dalam razia di warkop remang-remang di Kecamatan Duduksampeyan, polisi berhasil mengamankan puluhan botol arak.

Razia digelar Polsek Duduksampeyan dibantu Koramil dan Trantib Kecamatan Duduksampeyan, Minggu malam. Razia yang hanya berlangsung sekitar dua jam itu langsung mendatangi warung – warung yang berada di sepanjang Jalan Raya Duduksampyan.

Dalam razia itu, pengelola warkop berikut pramusaji perempuan sempat dibuat kaget. Pasalnya, razia tersebut sangat mendadak dan tak ada pemberitahuan sebelumnya. Ada beberapa warung yang belum dirazia karena memang sedang tutup.

Warung yang terjaring milik Lasmi, 50, beralamat Desa Pulorejo Kecamatan Cerme, Gresik. Dari warkop ini petugas menyita 10 liter miras jenis toak di drum plastik. Kemudian Syaifudin, 19, beralamat Desa Banjangan Kecamatan Sarirejo, Lamongan, ikut terjaring karena minum tuak bersama kawan kawannya.

Kapolsek Duduksampeyan AKP Darsuki mengatakan, pihaknya memang mendadak menggelar razia. Itu dilakukan setelah ada laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan penjualan miras di wilayah Duduksampeyan.

Dari hasil penyisiran, kata AKP Darsuki, ada beberapa warung menjual miras. 
Sekitar sepuluh liter jenis toak yang di sembunyikan di belakang warung,
jelas Kapolsek Duduksampeyan.

Ditambahkan, dengan hanya membawa sebagian anggota, razia kali ini dianggap cukup berhasil. Pasalnya, sudah ada puluhan liter miras jenis toak yang di kemas di drum plastik yang diamankan dari salah satu warung yang menjadi target operasi.

Selanjutnya, barang bukti miras jenis toak itu akan disita sebagai barangbukti dan kemudian dimusnahkan. 

Sementara untuk para pemiliknya menjalani sidang tindak pidana ringan.
Untuk memberi efek jera, penjual miras kami proses tipiring dan berkasnya kami serahkan ke kejaksaan. Harapan kami temuan ini bisa disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik saja. Tujuannya agar dikenai sanksi yang berat dan membayar denda,
terang AKP Darsuki.

☆☆☆☆☆

No comments