Breaking News

Tero Isokauppila; Kopi Jamur Four Sigmatic Dari Finlandia

Para pecinta kopi mungkin sudah dengar yang namanya butter coffee. Kopi yang diracik menggunakan butter ini beberapa waktu lalu sempat menjadi tren di beberapa negara. Namun, para pecinta kopi mungkin belum pernah dengar yang namanya Musshroom Coffee atau kopi jamur. 
Pada umumnya Jamur merupakan tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler dimana tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa yang dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. 

Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif yang menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh makanannya dan setelah itu, menyimpannya dalam bentuk glikogen. 

Jamur merupakan konsumen, maka dari itu jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya dan semua zat itu diperolehnya dari lingkungan hidupnya sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit.

Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada Mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken. Jamur berhabitat pada bermacam-macam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. 

Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes. 

Jamur dibedakan menjadi 4 divisio, yaitu:
  • Zygomycota, 
  • Ascomycota, 
  • Basidiomycota, dan 
  • Deuteromycota.

Namun, bagaimana jika Kopi dicampur dengan Kopi sebagai rasa sensasi baru didalam minunan Kopi? Dimana Kopi sendiri biasa memiliki banyak efek samping seperti memicu insomnia, detak jantung yang cepat dan mengandung kafein yang sangat tinggi. Sementara, kopi yang terbuat dari jamur ini dipercaya tidak memiliki efek samping sama sekali. 

Pendiri Four Sigmatic, Tero Isokauppila mengatakan kalau orang kini masih merasa aneh dengan produk yang mereka kenalkan. Namun, dia berharap orang akan dengan segera familiar dengan kopi jamur. 

Pencipta kopi jamur Four Sigmatic dari Finlandia ini mengklaim kopi jamur tetap mengandung kafein yang sama kuatnya dengan kopi biasa dan bebas dari efek samping yang biasa ditimbulkan kopi biasa. 

Kopi jamur tidak cuma bisa bikin melek saat harus kerja di malam hari, atau berenergi setiap pagi, tapi juga memiliki khasiat untuk kesehatan. 

Kopi jamur ini ternyata bukan sembarang kopi namun Menurut Tero, kopi milik firmanya yang spesial ini dibuat melalui proses pencairan dan pengeringan berbagai jenis jamur. Baru kemudian dicampur dengan kopi regular. 

Salah satu jamur yang ada di dalam racikannya adalah maitake. Jamur ini dipercaya bisa membantu mengatur kadar gula darah. 

Selain jamur maitake, juga ada chaga dan inilah yang membuat asam lambung tidak naik yang sehingga kopi jamur sangat aman dikonsumsi orang dengan maag dan gangguan lambung. 

Meskipun begitu, para ahli kesehatan mengatakan kalau ada sebuah penelitian yang mengindikasi kalau jamur memang memiliki khasiat, tapi memiliki risiko yang tinggi kalau dicampur dengan kopi. Dan jangan lakukan sendiri di rumah, tanpa ada bimbingan dari ahli. 

Dikutip di bintang.com dengan judul Kopi Jamur, Minuman Sehat Baru Yang Jadi Tren
☆☆☆☆☆

No comments