PT. WARUNG KOPI PAHIT, Tbk.

Thursday, June 14, 2018

Bahan Bakar Dengan Limbah Kopi

Bahan bakar adalah suatu materi apapun yang bisa diubah menjadi energi. Biasanya bahan bakar mengandung energi panas yang dapat dilepaskan dan dimanipulasi. Kebanyakan bahan bakar digunakan manusia melalui proses pembakaran (reaksi redoks) di mana bahan bakar tersebut akan melepaskan panas setelah direaksikan dengan oksigen di udara. Proses lain untuk melepaskan energi dari bahan bakar adalah melalui reaksi eksotermal dan reaksi nuklir (seperti Fisi nuklir atau Fusi nuklir). Hidrokarbon )termasuk di dalamnya bensin dan solar) sejauh ini merupakan jenis bahan bakar yang paling sering digunakan manusia. Bahan bakar lainnya yang bisa dipakai adalah logam radioaktif.

JENIS BAHAN BAKAR
1. Berdasarkan Bentuk Dan Wujudnya
BAHAN BAKAR PADAT
Bahan bakar padat merupakan bahan bakar berbentuk padat, dan kebanyakan menjadi sumber energi panas. Misalnya kayu dan batubara. Energi panas yang dihasilkan bisa digunakan untuk memanaskan air menjadi uap untuk menggerakkan peralatan dan menyediakan energi.

BAHAN BAKAR CAIR 
Bahan bakar cair adalah bahan bakar yang strukturnya tidak rapat, jika dibandingkan dengan bahan bakar padat molekulnya dapat bergerak bebas. Bensin/gasolin/premium, minyak solar, minyak tanah adalah contoh bahan bakar cair. Bahan bakar cair yang biasa dipakai dalam industri, transportasi maupun rumah tangga adalah fraksi minyak bumi. Minyak bumi adalah campuran berbagai hidrokarbon yang termasuk dalam kelompok senyawa: parafin, naphtena, olefin, dan aromatik. Kelompok senyawa ini berbeda dari yang lain dalam kandungan hidrogennya. Minyak mentah, jika disuling akan menghasilkan beberapa macam fraksi, seperti: bensin atau premium, kerosen atau minyak tanah, minyak solar, minyak bakar, dan lain-lain. Setiap minyak petroleum mentah mengandung keempat kelompok senyawa tersebut, tetapi perbandingannya berbeda.

BAHAN BAKAR GAS
Bahan bakar gas ada dua jenis, yakni Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquid Petroleum Gas (LPG. CNG pada dasarnya terdiri dari metana sedangkan LPG adalah campuran dari propana, butana dan bahan kimia lainnya. LPG yang digunakan untuk kompor rumah tangga, sama bahannya dengan Bahan Bakar Gas yang biasa digunakan untuk sebagian kendaraan bermotor.

2. Berdasarkan Materinya
BAHAN BAKAR TIDAK BERKELANJUTAN
Bahan bakar tidak berkelanjutan bersumber pada materi yang diambil dari alam dan bersifat konsumtif. Sehingga hanya bisa sekali dipergunakan dan bisa habis keberadaannya di alam. Misalnya bahan bakar berbasis karbon seperti produk-produk olahan minyak bumi.

BAHAN BAKAR BERKELANJUTAN
Bahan bakar berkelanjutan bersumber pada materi yang masih bisa digunakan lagi dan tidak akan habis keberadaannya di alam. Misalnya tenaga matahari.

BAHAN BAKAR DARI LIMBAH KOPI
Sisa kopi biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah, tapi bagaimana jika limbah itu ternyata bisa diubah jadi bahan bakar?

Arthur Kay, lulusan arsitektur dari University College London adalah orang di balik munculnya start-up Bio-bean, yang mengubah sisa kopi menjadi bahan bakar.

Dia dan timnya mengembangkan penemuan ini selama empat tahun dan membuat kedai kopi di beberapa wilayah Inggris meminimalisir sampah kopi mereka.

Dalam empat tahun terakhir, perusahaan yang berbasis di London, Inggris ini telah meluncurkan pusat daur ulang pertama di Cambridgeshire.

Di tempat itu, limbah kopi dikembangkan menjadi biofuel dan kemudian diolah menjadi sumber energi berkelanjutan.

Sisa-sisa kopi diubah menjadi pelet biofuel, yang mana adalah bahan bakar untuk industri boiler dan bisa digunakan pada kompor.

Kopi mengandung lebih banyak kalori daripada kayu, itulah sebabnya kopi bisa jadi bahan bakar yang tahan lama.

Tom Bage, kepala komunikasi Bio-bean mengatakan start-up ini mengumpulkan limbah dari berbagai kedai kopi, baik yang besar maupun kecil.

Ada beberapa alasan mengapa perusahaan-perusahaan memilih untuk mendaur ulang limbah kopi mereka. Namun, yang utama adalah menghemat uang dan mengurangi karbon.

Ketika dibuang ke tempat pembuangan akhir, limbah kopi akan mengeluarkan gas metana, gas rumah kaca yang 28 kali lebih kuat daripada karbon dioksida.

Untuk sementara, produk Coffee Logs (berbentuk batang kayu) isi 16 tersedia di Amazon dengan harga sekitar $99.99 atau Rp1,4 juta.

Sementara itu, penemuan serupa dengan Bio-bean pernah dilakukan oleh anggota tim peneliti Coffee for Social Welfare (CSW) Universitas Jember, Dr Soni Sisbudi Harsono pada tahun 2017.

Soni dan timnya mengolah kulit biji kopi menjadi bahan bakar.

Dilaporkan oleh Antara, perkiraan harga untuk 1 kg briket bahan bakar adalah sekitar Rp6500 saja.

Menurut Soni, setiap kilogram briket bisa digunakan untuk memasak nasi 1 kg, air, dan lauk selama 8 jam.

Sehingga, masyarakat bisa lebih hemat 25% daripada menggunakan gas bersubsidi. 
☆☆☆☆☆☆

No comments:

Post a Comment