Breaking News

Warung Kopi Sebagai Motivasi Pemersatu Bangsa

Pergi ngopi bukan berati kewarung kopi beli Wedang kopi, kerena istilah ngopi cenderung aktivitas menjadi masyarakat warung kopi. Dimana tujuan utama ke warung kopi belum tentu mencari wedang kopi, melainkan menikmati menu-menu yang tersaji dan melakukan interaksi sosial dengan berbagai macam ulasan atau hanya sekedar baca koran sambil memesan sajian warung tersebut.

Diwarung kopi biasanya masyarakat warung kopi meelakukan kegiatan saling belajar, berdiskusi dan saling tukang informasi walaupun latar belakang disipilin ilmu berbeda, status sosial berbeda dan profesi yang berbeda. Masyarakat warung kopi menganggap segala sesuatu duduk sama rendah berduri sama tinggi yang mengarah pada filosofi kas obrolan warung kopi. 
Dalam penyampaian sudut pandang mereka dengan ciri kas obrolan warung kopi dan selalu menghindari perdebatan. Mereka saling memahami dalam masing-masing pendapat perindividu. Ide-ide yang muncul dari diskusi tersebut membuahkan beberapa kegiatan yang berlangsung.

Bahasa yang digunakan terbilang menggunakan bahasa daerah sehari-hari, tetapi ketika orang yang berada di ada yang dari luar daerah tersebut dengan spontan menggunakan bahasa Indonesia.

Diskusi yang diadakan terbilang unik, sebab narasumber berada di kedai sedangkan audien berada di seberang jalan meja atau sejajar jalan meja. Meskipun berada saling seberang atau sejajar jalan meja, antara pemateri dan audiens tidak menghambat berlangsungnya diskusi, justru membuat audiens dan narasumber lebih fokus karena mereka saling bertatap muka. 

Dari kegiatan ini mereka yang tidak kenal menjadi saling kenal, dari yang belum akrab menjadi akrab dan dari segi keilmuan dianggap semuanya penting. Dan kegiatan-kegiatan diwarung kopi ini bisa menjadi motivasi pemersatu bangsa.
☆☆☆☆☆

No comments