PT. WARUNG KOPI PAHIT, Tbk.

Monday, July 24, 2017

Sejarah Perdagangan Biji Kopi

Berdasarkan catatan International Coffee Organization (ICO, terdapat 4 jenis kopi yang diperdagangkan secara global yakni:
  1. Kopi arabika, 
  2. Kopi robusta, 
  3. Kopi liberika dan 
  4. Kopi excelsa.
Keempat jenis kopi tersebut berasal dari 3 spesies tanaman kopi. Arabica dihasilkan oleh tanaman Coffee Arabica.

Robusta dihasilkan tanaman Coffee Canephora, Sedangkan Liberika dan Excelsa dihasilkan oleh tanaman Coffee Liberica, persisnya Coffee Liberica VarLiberica untuk kopi liberika dan Coffee Liberica Var. Dewevrei untuk kopi Excelsa.
---------------------------------------------------------------------------------
Era Awal
Di masa awal kopi hanya dikenal di Masyarakat Islam di Jazirah Arab. Di awal abad ke-17 kopi mulai diperdagangkan ke luar Arab lewat pelabuhan Mocha di Yaman. Para pedagang Arab memonopoli komoditas ini untuk jangka waktu yang lama. 
Menginjak abad ke-18, bangsa Eropa mulai memproduksi kopi di luar Arab. Hingga pada tahun 1720 Belanda menggeser Yaman sebagai eksportir kopi dunia. Produk Belanda didapatkan dari perkebunan-perkebunan kopi di Jawa dan pulau-pulau sekitarnya, saat ini menjadi wilayah Indonesia. Indonesia menjadi produsen kopi terbesar dunia hampir satu abad lamanya. 
Pada tahun 1830 posisi Indonesia sebagai produsen kopi terbesar digeser Brasil. Hingga saat Brasil tercatat sebagai penghasil kopi terbesar dunia.
---------------------------------------------------------------------------------
Era Moderen
Dewasa ini kopi ditanam di lebih dari 50 negara di dunia. Brasil, Vietnam, Kolombia, Indonesia dan Etiopia merupakan negara-negara penghasil kopi paling terbesar.
Brasil merupakan penghasil kopi paling dominan. Jumlah produksi kopi berhasil sekitar sepertiga dari total produksi kopi dunia. Pada tahun 2015 Brasil menghasilkan sekitar 2,5 juta ton biji kopi. Produksi kopi di Brasil didominasi oleh jenis arabika sekitar 80%, sisanya robusta. Kopi arabika dinilai lebih baik dan dihargai lebih tinggi dibanding jenis kopi lainnya. 
Sementara itu, pada tahun 2015 Indonesia menempati posisi ke-empat negara penghasil kopi. Menurut Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI), sekitar 83% produksi kopi Indonesia dari jenis robusta dan 17% arabika. Indonesia juga menghasilkan kopi jenis Liberika dan Excelsa namun jumlahnya tidak Signifikan bila dibandingkan Arabica & Robusta.
--------------------------------------------------------------------------------