Breaking News

Daftar Isi Filosofi Secangkir Kopi

Tentang : DEWI LESTAR
DEWI LESTARI, dikenal dengan nama pena Dee Lestari, lahir di Bandung, 20 Januari 1976. Debut Dee dalam kancah sastra dimulai pada 2001 dengan episode pertama novel serial Supernova yang berjudul Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Lima episode berikutnya terdiri atas Akar (2002), Petir (2004), Partikel (2012), Gelombang (2014), 

Ulasan
Kedai Filosofi Kopi tidak besar dan sederhana dibandingkan kafe-kafe lain di Jakarta. Namun di sini, setiap inci dipersiapkan dengan intensitas.

Berkat Ben, yang kini jadi salah satu barista terandal di Jakarta, kini, bukan para kopi mania saja yang datang ke kedai kami, bahkan mereka yang tidak suka kopi sama sekali pun ada yang berkunjung.

Sampai suatu hari, “Jody, hari ini aku mendapat tantangan besar.” Seorang pria menantang Ben untuk membuat kopi dengan rasa sesempurna mungkin. 

“Kopi yang apabila diminum akan membuat kita menahan napas saking takjubnya, dan cuma bisa berkata: hidup ini sempurna.” 

Dan, gongnya, dia menawarkan imbalan yang sangat besar.

“Kalau begitu, buat apa pikir-pikir lagi. Sikaaat!” seruku berkobar-kobar.

Ben hanya mengangguk kecil, keningnya berkerut. Serius. Aku tahu pasti, bukan uang yang menarik minatnya.

“Berarti, aku harus kerja keras. Mulai sekarang!” Sekonyong-konyong Ben berdiri.

Belakangan aku tahu, sahabatku bermutasi menjadi versi lain dari dokter Frankenstein. The Mad Barista.
☆☆☆☆☆
DUNIA PARA PECINTA KOPI
Dunia pencinta kopi tidak serta merta muncul dari situasi kosong. Pasti ada penyebab terciptanya suatu karya sastra didalam secangkir kopi hitam. Dunia Pencinta Kopi menangkap dan mewadahi fenomena di lingkungan masyarakat mulai dari hal yang dianggap sepele hingga yang krusial. Segala sisi kehidupan dipotret dengan apik oleh filosofi kopi. Tidak hanya sekedar mengungkapkan keindahan rasa, fenomena sosial, memunculkan kebenaran-kebenaran yang ditutupi, memberontak, bergolak, menawarkan sesuatu yang baru yang kadang dicap gila oleh orang awam, tapi lebih dari itu, Pencinta Kopi Pahit juga bisa menilai dan memberikan resolusi-resolusi bagi keberlangsungan hidup umat manusia yang dinamis.
☆☆☆☆☆
SERIBU WAJAH PARA PECINTA KOPI
Jika diibaratkan, Pencinta bisa mempunyai seribu wajah. 

Pencipta dan penikmat kopilah yang mengubah wajah-wajah itu menurut persepsi mereka masing-masing, karena kebebasan adalah nyawa dari Aroma Sensasional Kopi. 

Tinggal menempatkan dari kaca mata siapa Penikmat Kopi itu dilihat. 

Baik dan buruk ada di dua genggaman tangan, selalu ada pro dan kontra. 

Hal yang biasa terjadi, karena dengan demikianlah kita mencecapi sari kehidupan didalam secangkir Kopi!
☆☆☆☆☆
JATI DIRI
Menemukan jati diri adalah keinginan setiap manusia. Tanpa jati diri seseorang bukanlah apa-apa. 

Hanya ikut dalam arus dan tak punya pendirian akan membuatnya bingung bahkan kehilangan arah. 

Ditulis pada tahun 1998, “Salju Gurun” merupakan sebuah pemahaman baru yang menyadarkan kita bahwa menjadi berbeda adalah istimewa.
☆☆☆☆☆
KEDAI KOPI DAN FILOSOFI KOPI
Ben dan Jody mendirikan suatu kedai kopi yang disebut Filosofi Kopi temukan Diri Anda Di Sini. 

Ben pergi berkeliling dunia, mencari koresponden di mana-mana demi mendapatkan kopi-kopi terbaik dari seluruh negeri. 

Ben termasuk salah satu peramu kopi atau barista terhandal di Jakarta. 

Dia kedatangan seorang pengunjung, pria perlente 30 tahunan. 

Dia bertanya kepada Ben di kedai ini, ada tidak kopi yang punya arti: kesuksesan adalah wujud kesempurnaan hidup!. 

Ben di tantang pria itu untuk membuat kopi dengan rasa sesempurna mungkin. 

Kopi yang apabila diminum akan membuat kita menahan napas saking takjubnya, dan cuma bisa berkata: hidup ini sempurna. 

Pria itu menjelaskan menawarkan imbalan sebesar 50 juta.

Ben menelepon penantangnya Dan pria itu datang bersama istrinya, pria itu mengeluarkan cek selamat kopi ini perfect. Sebagai pengganti Ben memberikan kartu filosofi kopi.

Kartu itu bertuliskan Kopi Yang Anda Minum Hari Ini Ben’s Perfecto Artinya Sukses Adalah Wujud Kesempurnaan Hidup.Demikian pula dengan hari-hari selanjutnya. 

Sejak di ciptakan Ben’s perfecto menjadi menu favorit semua langganan sekaligus menjadi daya pikat yang menarik orang-orang baru untuk datang. 

Tidak ada yang menyangka akan menemukan ramuan kopi sedahsyat itu di Kota Jakarta, di kedai kecil bernama filosofi kopi.

Ben yang hafal semua muka pelannggannya berbisik ketika seorang pria setengah baya masuk. 

Dalam waktu singkat, Ben sudah menyuguhkan secangkir Ben’s perfecto setelah seteguk ternyata rasanya lumayan dibandingkan kopi yang pernah diminum di Jawa Tengah. 

Ben dan Jody penasaran dengan kopi tersebut mereka langsung menuju lokasi di Jawa Tengah. 

Setelah sampai memesan kopi tiwus kepada pemilik warung dan meminum kopi tersebut memiliki rasa sempurna dan filosofi menarik. 

Ketika ben mulai putus asa untuk balik ke Jakarta Jody mulai membujuk untuk balik Jakarta dan nekat membuatkan kopi tiwus seorang barista Ben mencicipi kopi tiwus buatan Jody, Jody memberi sebuah kartu Kopi Yang Anda Minum Hari Ini Kopi Tiwus Artinya Walau Tak Ada Yang Sempurna Hidup Ini Indah Begini Adanya. 

Pada akhirnya Ben sadar bahwa hidup ini tidak ada yang sempurna. Dan Ben melanjutkan perjuangan di kedai filosofi kopi.
☆☆☆☆☆